Kegagalan Etika dan Substansi: Kritik Hermeneutika Maqāṣid Sistemik Terhadap Praktik Murabahah bil Wakalah dan Pelanggaran Prinsip ‘Adam al-Ihtiyāl dalam Hadis Ekonomi

Penulis

  • Nur Iman Hakim AL Faqih IAINU Kebumen

DOI:

https://doi.org/10.33507/znj36w23

Kata Kunci:

Hermeneutika Sistemik Jasser Auda, Maqāṣid Sharīʿah, Murābaḥah bil-Wakālah, Ḥīlah Sharʿiyyah, ʿAdam al-Iḥtiyāl

Abstrak

Studi ini menyajikan Kritik Hermeneutika Maqāṣid Sistemik terhadap praktik dominan Murābaḥah bil-Wakālah dalam industri perbankan syariah kontemporer, menggunakan kerangka metodologis Jasser Auda untuk mengevaluasi hubungan antara bentuk hukum (ṣūrah) dan tujuan syariah (maqṣad). Analisis mengungkapkan bahwa meskipun akad Murābaḥah bil-Wakālah dapat dinyatakan sah secara formal dalam fiqh, ia mengalami kegagalan etika dan disfungsi sistemik karena melanggar karakteristik fundamental Maqāṣid Auda. Praktik ini melanggar hierarki nilai dengan gagal pada tujuan primer syariah, yaitu Keadilan Sistemik (al-ʿAdl), karena mengabadikan asimetri risiko di mana bank memperoleh margin tetap sementara nasabah menanggung risiko komoditas. Lebih jauh, transaksi bergeser dari pembiayaan berbasis perdagangan menjadi funding-based financing, yang secara operasional tidak menciptakan nilai riil (real value creation) dan hanya mereproduksi sirkulasi uang (money-for-money), sehingga melanggar tujuan Hifẓ al-Māl (Perlindungan Harta) dan keterarahan sistem syariah. Ketidakselarasan antara niat struktural bank mencari margin dan nasabah mencari dana tunai menjadi indikator kuat terjadinya rekayasa hukum (Ḥīlah), yang melanggar prinsip ʿAdam al-Iḥtiyāl dan berpotensi menjurus pada riba al-dayn. Kegagalan-kegagalan ini secara kolektif melanggar koherensi dan universalitas etika Islam, yang menunjukkan bahwa praktik yang menghasilkan outcome identik dengan riba adalah tidak sesuai nilai universal. Studi ini menyimpulkan bahwa diperlukan reformasi mendesak, termasuk penguatan verifikasi kepemilikan riil dan adopsi kriteria Maqāṣid Sistemik dalam regulasi, agar bentuk hukum tidak mengalahkan esensi keadilan ekonomi Islam.

Referensi

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-25

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

Kegagalan Etika dan Substansi: Kritik Hermeneutika Maqāṣid Sistemik Terhadap Praktik Murabahah bil Wakalah dan Pelanggaran Prinsip ‘Adam al-Ihtiyāl dalam Hadis Ekonomi. (2026). LABATILA : Jurnal Ilmu Ekonomi Islam, 10(01), 66-93. https://doi.org/10.33507/znj36w23

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama