Analisis Perbedaan Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Peserta Didik menggunakan Problem Based Learning dan Contextual Teaching and Learning dalam Pembelajaran PAI
DOI:
https://doi.org/10.33507/pai.v1i2.428Kata Kunci:
PBL Model, CTL model, higher-order thinking skills, Islamic education learningAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan berpikir tingkat tinggi peserta didik menggunakan model PBL dan CTL dalam pembelajaran PAI. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimental dengan Posttest-Only Control Design. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas X di SMA Negeri 1 Pejagoan Kabupaten Kebumen. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling sehingga didapatkan untuk sampel dalam penelitian ini adalah siswa di kelas X MIPA 5 dan X IPS 2. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tes dan non tes. Tes disusun dengan mengikuti indikator kemampuan berpikir tingkat tinggi menurut Taksonomi Bloom Revisi. Sedangkan teknik non tes terdiri dari teknik wawancara dan observasi. Teknik analisis data menggunakan uji t untuk mengetahui perbedaan model PBL dan CTL terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi peserta didik. Perhitungan uji t dilakukan dengan bantuan software SPSS. Hasil analisis menunjukkan bahwa ada perbedaan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa melalui model PBL dan CTL pada pembelajaran PAI. Hal ini berdasarkan dari uji statistik melalui Independent Samples Test menghasilkan nilai p-value 0,000 < 0,005. Selain berpengaruh terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi, model PBL dan CTL dapat mengembangkan kecakapan sosial dan partisipasi serta rasa percaya diri peserta didik.








1.png)

