Sosiologi Lembaga Pendidikan: Politik Anggaran Sekolah dan Keadilan Layanan Pendidikan di MI Ma’arif NU 1 Sawangan
DOI:
https://doi.org/10.33507/08p03t97Kata Kunci:
Politik Anggaran Sekolah, Keadilan Layanan Pendidikan, MI Ma’arif NU Sawangan, Sosiologi PendidikanAbstrak
Artikel ini dirancang untuk mengkaji politik anggaran sekolah dan keadilan layanan pendidikan di MI Ma’arif NU 1 Sawangan dalam perspektif sosiologi lembaga pendidikan. Fokus kajian diarahkan pada argumen bahwa politik anggaran di MI Ma’arif NU 1 Sawangan menentukan kualitas layanan pendidikan kareta keterbatasan dana mempengaruhi fasilitas, kesejahteraan guru, dan akses belajar siswa. Masalah ini penting karena lembaga pendidikan tidak hanya menjadi tempat transmisi pengetahuan, tetapi juga arena pembentukan relasi sosial, nilai, kepatuhan, identitas, dan peluang hidup peserta didik. Penelitian dirancang dengan pendekatan kualitatif lapangan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data utama diarahkan untuk membaca tiga buku empiris: dokumen anggaran madrasah dan prioritas penggunaan dana.; kondisi sarana prasarana, buku, laboratorium, internet, dan ruang belajar.; serta wawancara guru dan kepala sekolah tentang strategi bertahan di tengah keterbatasan. Secara konseptual, artikel ini bertumpu pada politik anggaran sekolah, keadilan layanan pendidikan, dan madrasah daerah terpencil sebagai pisau baca. Kontribusi artikel terletak pada penyusunan penjelasan empiris yang menghubungkan praktik keseharian lembaga pendidikan dengan struktur sosial yang lebih luas. Dengan demikian, tulisan ini diharapkan membantu mahasiswa menyusun artikel yang tidak sekedar deskriptif, tetapi analitis, argumentatif, dan relevan bagi pengembangan mutu pendidikan Islam.
Referensi
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 JURNAL PAI: Jurnal Kajian Pendidikan Agama Islam

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.








1.png)

