Pengaruh Pengetahuan Investasi, Manfaat Investasi dan Keamanan Terhadap Minat Investasi Emas Digital pada Generasi Z
Penulis
- Uni Zuhrotul Faizah IAINU KEBUMEN
- Annisa Mangole Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama Kebumen
Kata Kunci:
Pengetahuan Investasi, Manfaat Investasi, Keamanan, Investasi Emas DigitalAbstrak
Investasi emas menjadi pilihan menarik bagi investor karena memiliki risiko yang rendah, stabil dan tahan terhadap inflasi. Pekembangan teknologi dan keterbatasan emas fisik memicu pertumbuhan emas digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengetahuan investasi, manfaat investasi dan keamanan terhadap minat investasi emas digital pada generasi Z di Kabupaten Kebumen. Objek dari penelitian ini adalah generasi Z yang berdomisili di Kabupaten Kebumen yang berusia 17-28 tahun. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer berupa kuesioner yang disebarkan secara online melalui google form kepada 100 responden. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode analisis regresi linier berganda, dengan alat bantu IBM SPSS versi 27. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa manfaat investasi dan keamanan secara parsial berpengaruh terhadap minat investasi emas digital. Sedangkan pengetahuan investasi tidak berpengaruh terhadap minat investasi emas digital. Kemudian berdasarkan uji simultan bahwa keseluruhan variabel independen berpengaruh terhadap variabel dependen. Nilai koefisien determinasi adalah (39,6%) yang artinya, 39,6% variasi pada minat investasi emas digital dipengaruhi oleh 3 variabel independen yaitu, pengetahuan investasi (X1), manfaat investasi (X2) dan keamanan (X3).
Biografi Penulis
-
Uni Zuhrotul Faizah, IAINU KEBUMEN
Pengaruh Pengetahuan Investasi, Manfaat Investasi dan Keamanan Terhadap Minat Investasi Emas Digital Pada Generasi Z Di Kabupaten Kebumen
Uni Zuhrotul Faizah¹, Annisa Mangole²
¹̛ ² Institut Agama Islam Nadhlatul Ulama Kebumen
uniuniku0@gmail.com ¹, annisamangole11@gmail.com²
ABSTRACT
Gold investment is an attractive option for investors due to its low risk, stability, and resistance to inflation. Technological developments and the limited availability of physical gold have fueled the growth of digital gold. This study aims to determine the influence of investment knowledge, investment benefits, and security on investment interest in digital gold among Generation Z in Kebumen Regency. The subjects of this study were Generation Z residents aged 17-28 years old in Kebumen Regency. The sampling technique used was purposive sampling. The data used in this study were primary data in the form of a questionnaire distributed online via Google Forms to 100 respondents. This quantitative study employed multiple linear regression analysis using IBM SPSS version 27. The results indicate that investment benefits and security partially influence investment interest in digital gold. However, investment knowledge has no effect on investment interest in digital gold. Furthermore, a simultaneous test showed that all independent variables influence the dependent variable. The coefficient of determination (R2) is 39.6%, meaning that 39.6% of the variation in digital gold investment interest is influenced by three independent variables: investment knowledge (X1), investment benefits (X2), and security (X3).
Keywords: Investment Knowledge, Investment Benefits, Security, Digital Gold Investment
ABSTRAK
Investasi emas menjadi pilihan menarik bagi investor karena memiliki risiko yang rendah, stabil dan tahan terhadap inflasi. Pekembangan teknologi dan keterbatasan emas fisik memicu pertumbuhan emas digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengetahuan investasi, manfaat investasi dan keamanan terhadap minat investasi emas digital pada generasi Z di Kabupaten Kebumen. Objek dari penelitian ini adalah generasi Z yang berdomisili di Kabupaten Kebumen yang berusia 17-28 tahun. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer berupa kuesioner yang disebarkan secara online melalui google form kepada 100 responden. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode analisis regresi linier berganda, dengan alat bantu IBM SPSS versi 27. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa manfaat investasi dan keamanan secara parsial berpengaruh terhadap minat investasi emas digital. Sedangkan pengetahuan investasi tidak berpengaruh terhadap minat investasi emas digital. Kemudian berdasarkan uji simultan bahwa keseluruhan variabel independen berpengaruh terhadap variabel dependen. Nilai koefisien determinasi adalah (39,6%) yang artinya, 39,6% variasi pada minat investasi emas digital dipengaruhi oleh 3 variabel independen yaitu, pengetahuan investasi (X1), manfaat investasi (X2) dan keamanan (X3).
Kata Kunci: Pengetahuan Investasi, Manfaat Investasi, Keamanan, Investasi Emas Digital
PENDAHULUANInvestasi emas adalah adalah salah satu jenis investasi yang memiliki sifat Zero Inflation dan dapat melindungi nilai mata uang.[1] Saat inflasi meningkat, biasanya emas juga ikut meningkat, sedangkan saat inflasi turun harga emas tetap stabil, karena inilah emas dikatakan dapat disebut sebagai pelindung kekayaan.[2] Di Indonesia, harga emas memiliki kecenderungan selalu naik dan nilainya tidak terlalu signifikan, jika turun dikarenakan ketika harga emas dalam harga dolar turun maka pada saat yang sama harga dolar pada rupiah cenderung menguat.[3] Selain itu, investasi emas memiliki beberapa kelebihan seperti keamanan aset, likuiditas tinggi, ketahanan nilai, keterjangkauan bagi semua kalangan, kemudahan pemindahan, serta risiko yang relatif rendah.[4]
Investasi emas terus berkembang dari tahun ke tahun dapat dilihat dari banyaknya lembaga keuangan syariah yang menyediakan produk pembiayaan emas kepada masyarakat dikarenakan terjangkaunya harga emas. Dalam lima tahun terakhir harga emas menunjukkan kenaikan yang signifikan, kenaikan harga emas ini mencerminkan besarnya minat investor untuk berinvestasi emas di tengah adanya inflasi, pandemi hingga adanya isu konflik politik. Pesatnya kemajuan teknologi yang semakin canggih menjadikan transaksi jual beli emas pun terkena dampaknya. Salah satunya adalah inovasi emas dalam bentuk digital. Lahirnya inovasi tersebut karena adanya sisi kekurangan dari emas dalam bentuk fisik seperti, biaya penyimpanan dan biaya pada tempat penjualan emas, hal inilah yang dapat menjadi biaya tambahan yang dapat memengaruhi harga emas secara fisik.[5]
Pengetahuan Investasi adalah wawasan dan pemahaman investasi seseorang mengenai cara kerja investasi, risiko dan potensi keuntungan, analisis perusahaan, pengelolaan portofolio, dan sikap investasi yang seimbang dan disiplin.[6] Dengan adanya
bekal pengetahuan mengenai investasi, investor dapat menilai instrument investasi mana yang sekiranya mendapatkan potensi keuntungan yang besar dan risiko yang kecil. Selain perlu adanya dasar pengetahuan bagi seseorang untuk menjadi investor, manfaat investasi juga menjadi salah satu faktor penting karena saat seseorang mengetahui dan memahami manfaat dari investasi terutama mengenai investasi emas digital itu bisa menjadi faktor seseorang untuk berinvestasi.
Manfaat Investasi adalah persepsi seseorang mengenai keuntungan yang diperoleh dari melakukan investasi.[7] Investasi menawarkan berbagai manfaat, termasuk potensi pendapatan jangka panjang, perlindungan nilai aset dari inflasi, pendapatan tetap, fleksibilitas untuk menyesuaikan kebutuhan, dan kemampuan untuk berinvestasi sesuai dengan kemampuan keuangan masing-masing individu.[8] Disisi lain faktor pengetahuan investasi dan manfaat investasi yang mendorong minat investasi terdapat pula adanya faktor keamanan yang menjadi salah satu pertimbangan seseorang untuk berinvestasi emas berbasis digital. Semakin majunya teknologi, semakin besar pula risiko keamanan data yang dihadapi, akibat serangan cyber yang semakin canggih.[9] Dengan meningkatnya serangan cyber, keamanan investasi berbasis digital menjadi prioritas utama untuk melindungi aset dan informasi investor.
Generasi Z adalah generasi yang lahir mulai tahun 1997-2012 dan mereka sering disebut juga dengan generasi internet, karena mereka tumbuh dalam era digital dan telah terbiasa dengan teknologi sejak kecil, sehingga mereka memiliki kemampuan untuk beradaptasi dengan cepat dan melakukan berbagai kegiatan secara bersamaan. Selain itu generasi Z lebih suka menggunakan aplikasi dan platform digital untuk melakukan berbagai kegiatan, termasuk investasi. Dengan demikian, Generasi Z memiliki potensi besar untuk menjadi investor yang aktif dan berpengetahuan dalam era digital.[10]
Jumlah penduduk dengan usia 15-29 tahun yang biasa disebut dengan generasi Z yang jumlahnya 330.395 jiwa dengan persentase 23% dari total penduduk. Hal itu menunjukkan bahwa generasi ini memiliki potensi besar untuk dikembangkan dalam kegiatan ekonomi dan investasi.[11] Dengan adanya persentase generasi Z yang cukup tinggi dan adanya karakteristik generasi Z yang mudah adaptasi dengan teknologi yang semakin canggih sangat relevan untuk subyek penelitian ini. Dengan adanya faktor-faktor yang mempengaruhi minat berinvestasi yang sudah dijelaskan sebelumnya, peneliti tertarik untuk meneliti bagaimana pengaruh pengetahuan investasi, manfaat investasi, dan keamanan terhadap minat investasi emas digital pada generasi Z di Kabupaten Kebumen.
KAJIAN LITERATURPengetahuan Investasi
Pengetahuan merupakan informasi yang terorganisir dan terstruktur dalam memori, membentuk sistem atau jaringan informasi yang koheren. Ini berarti pengetahuan adalah hasil dari proses pengolahan informasi yang lebih mendalam.[12] Media Sosial menjadi salah satu sumber utama dari penyebaran informasi tentang investasi terutama investasi emas digital.[13] Selain melalui media sosial informasi investasi bisa didapatkan melalui seminar ataupun sekolah investasi.
Manfaat Investasi
Manfaat investasi adalah potensi keuntungan jangka panjang yang menawarkan beberapa manfaat seperti perlindungan nilai aset dari inflasi, penghasilan tetap, dan fleksibilitas untuk menyesuaikan investasi dengan kondisi.[14] Manfaat investasi tercermin
dalam perolehan finansial yang diterima oleh investor, yang dapat meningkatkan kesejahteraan mereka. Pengukuran manfaat investasi dilakukan dengan menilai dampak finansial yang timbul dari investasi tersebut.[15]
Keamanan
Keamanan dalam industri perbankan dan lembaga keuangan lainnya adalah upaya untuk memberikan rasa aman dan percaya kepada nasabah dalam menyimpan dananya, sehingga mereka merasa nyaman dan tidak khawatir akan kehilangan dana tersebut.[16] Masalah keamanan dalam bertransaksi online merupakan hal yang sangat penting dalam sistem jual beli online. Keamanan transaksi online dapat mencegah atau mendeteksi penipuan dengan melindungi informasi sensitif dan memastikan integritas transaksi, ini termasuk melindungi data pribadi dan keuangan pengguna dari akses tidak sah atau penyalahgunaan.[17]
Minat Investasi
Minat memiliki arti ketertarikan atau keinginan individu terhadapa sesuatu,[18] Sedangkan Investasi memiliki arti menyisihkan dana untuk disimpan dengan tujuan mendapatkan keuntungan berupa tambahan uang ataupun lainnya.[19] Minat Investasi adalah ketertarikan individu untuk menyisihkan dan menitipkan uangnya kepada perusahaan yang terdaftar di bursa efek untuk mendapatkan keuntungan di masa yang akan datang.[20]
Investasi Emas Digital
Investasi adalah penempatan uang atau modal dalam suat proyek atau perusahaan dengan harapan mendapatkan keuntungan di masa depan.[21] Emas merupakan salah satu alat investasi yang memiliki keuntungan relatif stabil dan biasanya masyarakat umum sebagai penggunanya. Sedangkan emas digital adalah inovasi produk investasi emas yang dilakukan melalui platform digital pada fintech, yang dimana emas tersebut disimpan oleh penjual emas dan kepemilikannya tetap milik pemiliknya.[22]
METODE PENELITIAN
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Penelitian kuantitatif adalah metode penelitian yang memanfaatkan data numerik untuk menjawab pertanyaan penelitian.[23] Penelitian ini digunakan untuk mengetahui hubungan atau pengaruh antara variabel bebas yaitu pengetahuan investasi (X1), manfaat investasi (X2), dan keamanan (X3), terhadap variabel terikat minat investasi emas digital (Y) pada generasi Z di Kebumen. Adapun teknik sampling yang digunakan peneliti yaitu purposive sampling. Purposive sampling adalah metode pengambilan sampel yang dilakukan dengan memilih sampel berdasarkan kriteria tertentu yang relevan dengan tujuan penelitian.[24] Penelitian ini memiliki kriteria yang digunakan pada sampel yaitu: generasi Z yang berusia 17- 28 tahun yang berdomisili di Kabupaten Kebumen dan memiliki status pelajar, mahasiswa, atau pekerja dan mengetahui atau pernah mendengar tentang investasi emas digital.
Untuk mengukur sikap, pandangan atau persepsi responden terhadap pertanyaan atau pertanyaan dari kuesioner, dapat menggunakan Skala Likert. Skala Likert adalah metode pengukuran yang umum digunakan dalam penelitian untuk mengukur sikap, pendapat dan persepsi responden terhadap suatu topik atau pernyataan.[25] Berikut skala likert yang digunakan dalam penelitian:
Tabel 1. Tabel Skala Likert
No
Jawaban
Skor
1
Sangat Tidak Setuju (STS)
1
2
Tidak Setuju (TS)
2
4
Setuju (S)
3
4
Sangat Setuju (SS)
4
Peneliti menggunakan analisis statistik untuk mengolah data primer dan kuesioner, yang meliputi beberapa uji statistik untuk memhami dan menganalisis data yang diperoleh. Penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan program komputer (software) IBM SPSS versi 27.
HASIL DAN PEMBAHASAN- Uji Instrumen
Uji Validitas
Uji Validitas yaitu ukuran seberapa akurat suatu instrumen pengukuran (seperti kuesioner atau tes) dapat mengukur apa yang seharusnya diukur. Instrumen dikatakan valid jika koefisien korelasinya (r) lebih besar dari 0,195 atau jika > . Sebaliknya, instrumen dikatakan tidak valid jika koefisien korelasinya (r) kurang dari 0,195 atau jika > .
Tabel 2. Hasil Uji Validitas
Variabel
Item
Nilai Signifikansi
r hitung
r tabel
Ket
Pengetahuan Investasi
X1.1
<0,001
0,828
0,195
Valid
X1.2
<0,001
0,667
0,195
Valid
X1.3
<0,001
0,629
0,195
Valid
Manfaat Investasi
X2.1
<0,001
0,697
0,195
Valid
X2.2
<0,001
0,773
0,195
Valid
X2.3
<0,001
0,859
0,195
Valid
Keamanan
X3.1
<0,001
0,853
0,195
Valid
X3.2
<0,001
0,886
0,195
Valid
X3.3
<0,001
0,799
0,195
Valid
Minat Investasi
Y.1
<0,001
0,730
0,195
Valid
Y.2
<0,001
0,932
0,195
Valid
Y.3
<0,001
0,932
0,195
Valid
Sumber: data yang diolah dengan IBM SPSS Statistic 27
Berdasarkan tabel hasil uji validitas diatas dapat disimpulkan bahwa semua pernyataan pada setiap variabel memiliki nilai signifikansi (2-tailed) < 0,05 maka data dapat dinyatakan berkorelasi signifikan atau valid. Kemudian nilai r-hitung > r-tabel sebesar 0,195 maka data tersebut dapat dinyatakan valid.
Uji Reliabilitas
Uji Reliabilitas adalah metode untuk mengetahui sejauh mana suatu alat ukur (seperti kuesioner atau tes) dapat diandalkan dan dipercaya untuk mengukur suatu konsep atau variabel. Suatu variabel dikatakan reliable apabila mempunyai koefisien Cronbach Alpha > 0,60 yang menunjukkan bahwa instumen yang digunakan dapat diandalkan
Tabel 3. Hasil Uji Realibilitas
Variabel
Cronbach’s Alpha
Kriteria
> 0,60
Ket
Pengetahuan Investasi
0,616
>0,60
Reliabel
Manfaat Investasi
0,674
>0,60
Reliabel
Keamanan
0,796
>0,60
Reliabel
Minat Investasi
0,826
>0,60
Reliabel
Sumber: data yang diolah dengan IBM SPSS Statistic 27
Berdasarkan tabel diatas dapat disimpulkan bahwa nilai Cronbach’alpha
pengetahuan investasi sebesar 0,616 > 0,60, variabel manfaat investasi 0,674 > 0,60, dan variabel keamanan sebesar 0,796 > 0,60 serta variabel minat investasi sebesar 0,826 > 0,60. Maka semua variabel tersebut dapat dinyatakan reliabel dan
dapat lanjut ke tahap berikutnya.
- Uji Asumsi Klasik
Uji Normalitas
Uji Normalitas adalah prosedur statistik yang digunakan untuk menguji apakah suatu data atau residual dari model statistic dapat berdistribusi normal. Uji normalitas data ini menggunakan One Sample Kolmogrov Smirnov dengan taraf signifikansi 0,05. Jika nilai signifikansi > 0,05 maka data dapat dianggap berdistribusi normal. Sebaliknya, jika nilai signifikansi < 0,05 maka, data tidak berdistribusi normal.
Tabel 4. Hasil Uji One Sample Kolmogrov Smirnov
Sumber: data yang diolah dengan IBM SPSS Statistic 27
Dari tabel diatas menunjukkan hasil uji normalitas dengan Asymp. Sig. sebesar 0,200 > 0,05. Dari hasil tersebut menunjukkan bahwa data tersebut berdistribusi normal.
Uji Multikolinearitas
Uji Multikolinearitas bertujuan untuk memastikan tidak ada hubungan yang kuat antar variabel independen. Hal ini dapat dilihat dari nilai Variance Inflation Factor (VIF) dan Tolerance, Jika VIF < 10 dan Tolerance > 0,10 maka, dapat disimpulkan bahwa tidak ada multikolinearitas antar variabel independen.
Tabel 5. Hasil Uji Multikolinearitas
Sumber: data yang diolah dengan IBM SPSS Statistic 27
Berdasarkan tabel hasil dari uji multikolinearitas, menunjukkan bahwa variabel Pengetahuan Investasi (X1) memiliki nilai VIF sebesar 1,142 dan tolerance sebesar 0,876. Variabel Manfaat Investasi (X2) memiliki nilai VIF sebesar 1,413 dan tolerance sebesar 0,708. Sementara itu, variabel Keamanan (X3) memiliki nilai VIF sebesar 1,432 dan tolerance sebesar 0,698. Berdasarkan hasil tersebut, nilai VIF untuk ketiga variabel tersebut < 10 dan nilai tolerance > 0,10. Sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak ada multikolinearitas antar ketiga variabel tersebut.
Uji Heteroskedastisitas
Uji Heterokedastisitas dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu melihat grafik scatterplot antara nilai prediksi dan residual. Jika titik-titik menyebar secara acak diatas dan dibawah 0 tanpa pola tertentu, maka tidak terjadi heterokedastisitas. Tetapi, jika pola tertentu seperti bergelombang, melebar dan menyempit muncul, maka terjadi heterokedastisitas. Selain menggunakan grafik scatterplot dapat menggunakan uji Glejser yaitu dengan meregresikan nilai absolut residual terhadap variabel independent. Jika nilai Sig.>0,05 maka tidak terjadi heterokedastisitas. Tetapi jika nilai Sig.< 0,05 maka heterokedastisitas terjadi.
Gambar 1. Grafik Scatterplot
(Sumber: data yang diolah dengan IBM SPSS Statistic 27)
Hasil grafik scatterplot antara residual dan nilai prediksi menunjukkan bahwa titik-titik residual tersebar secara acak dan tidak membentuk pola tertentu. Hal ini menunjukkan bahwa tidak terdapat heterokedastisitas dalam model regresi. Artinya, varians residual relative konstan di seluruh tingkat variabel independen.
Tabel 6. Hasil Uji glejser
Sumber: data yang diolah dengan IBM SPSS Statistic 27
Dari tabel diatas uji heteroskedastisitas yang dilakukan menunjukkan signifikansi pada variabel Pengetahuan Investasi (X1) sebesar 0,554, pada variabel Manfaat Investasi (X2) sebesar 0,623, dan pada variabel keamanan (X3) sebesar 0,632. Dari hasil tersebut nilai signifikansi menunjukkan > 0,05 maka, dapat dikatakan tidak terdapat gejala heterokedastisitas.
- Uji Hipotesis
Uji Parsial (t)
Uji t bertujuan untuk mengetahui tingkat pengaruh masing-masing variabel bebas terhadap variabel terikat secara parsial, dengan mengansumsikan bahwa variabel lainnya tetap atau konstan. Jika nilai > (1,985) dan nilai sig. < 0,05 maka H1 diterima, yang berarti bahwa variabel independen memiliki pengaruh terhadap variabel dependen. Sebaliknya, jika nilai nilai < atau nilai sig. > 0,05 maka H1 ditolak, yang berarti bahwa variabel tidak memiliki pengaruh terhadap variabel dependen.
Tabel 7. Hasil Uji t
Sumber: data yang diolah dengan IBM SPSS Statistic 27
- Pengujian Hipotesis Pertama (H1)
Pengaruh pengetahuan investasi terhadap nilai investasi emas digital positif tapi tidak signifikan secara statistk, karena nilai signifikansi sebesar 0,974 > 0,05 dan nilai t-hitung sebesar 0,033 < 1,985 sebagai nilai t-tabel. Dengan demikian, H1 ditolak, yang berarti pengetahuan investasi tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap minat investasi emas digital.
- Pengujian Hipotesis Kedua (H2)
Manfaat investasi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap minat investasi emas digital, karena nilai signifikansi sebesar 0,001 < 0,05 dan nilai t-hitung sebesar 3,286 > 1,985 sebagai nilai t-tabel. Dengan demikian, H2 diterima, yang berarti manfaat investasi berpengaruh terhadap minat investasi emas digital.
- Pengujian Hipotesis Ketiga (H3)
Keamanan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap minat investasi emas digital, karena nilai signifikansi sebesar 0,001 < 0,05 dan nilai t-hitung sebesar 4,306 > 1,985 sebagai nilai t-tabel. Dengan demikian, H3 diterima, yang berarti keamanan berpengaruh terhadap minat investasi emas digital
Uji Simultan (F)
Uji statistik F digunakan untuk mengetahui apakah semua variabel independen secara bersama-sama berpengaruh terhadap variabel dependen. Terdapat kriteria yang menentukan signifikansi yaitu Nilai > (2,70) pada derajat kepercayaan 5% atau nilai Sig.< 0,05 maka H1 diterima, yang berarti bahwa semua variabel independen secara serentak dan signifikan mempengaruhi variabel dependen.
Tabel 8. Hasil Uji F
Sumber: data yang diolah dengan IBM SPSS Statistic 27
Hasil analisis pada tabel diatas menunjukkan bahwa variabel pengetahuan investasi (X1), manfaat investasi (X2) dan keamanan (X3) secara bersama-sama berpengaruh terhadap minat investasi (Y) emas digital. Hal ini ditunjukkan oleh nilai signifikansi sebesar 0,001 < 0,05 dan nilai F hitung sebesar 21,022 > 2,70. Dengan demikian, model regresi ini layak digunakan untuk pengujian hipotesis.
Uji Koefisien Determinasi
Koefisien Determinasi (R Square) digunakan untuk mengukur seberapa efektif model regresi dapat menjelaskan perubahan variabel dependen. Nilai R Square berkisar antara 0 hingga 1, dimana nilai yang mendekati 1 menunjukkan bahwa variabel independen dapat menjelaskan variasi variabel dependen yang baik.
Tabel 9. Hasil Uji Koefisien Determinasi
Sumber: data yang diolah dengan IBM SPSS Statistic 27
Hasil analisis pada tabel diatas menunjukkan bahwa variabel pengetahuan investasi, manfaat investasi dan keamanan memiliki pengaruh sebesar 39,6% terhadap minat investasi emas digital. Hal ini ditunjukkan oleh nilai R Square sebesar 0,396. Sementara itu, 60,4% sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini.
PEMBAHASAN
- Pengaruh Pengetahuan Investasi Terhadap Minat Investasi Emas Digital
Analisis regresi linier berganda menunjukkan bahwa pengetahuan investasi tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap minat investasi emas digital, dengan nilai signifikansi sebesar 0,974 yang lebih besar dari 0,05 dan nilai t-hitung sebesar 0,033 yang lebih kecil dari t-tabel 1,985. Dalam penelitian ini, ditemukan bahwa pengetahuan investasi tidak berpengaruh signifikan terhadap minat investasi emas digital.
- Pengaruh Manfaat Investasi Terhadap Minat Investasi Emas Digital
Analisis regresi linier berganda menunjukkan bahwa manfaat investasi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap minat investasi emas digital. Hal ini ditunjukkan dengan nilai koefisien regresi variabel manfaat investasi (X2) sebesar 0,307 menunjukkan bahwa setiap kenaikan variabel manfaat investasi (X2) sebesar 1% akan meningkatkan minat investasi (Y) sebesar 30,7%. Selain itu, nilai signifikansi 0,001 yang lebih kecil dari 0,05 dan nilai t-hitung sebesar 4,306 yang memiliki nilai lebih besar dari t-tabel 1,985 yang artinya H3 diterima.
- Pengaruh Keamanan Terhadap Minat Investasi Emas Digital
Analisis regresi linier berganda menunjukkan bahwa keamanan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap minat investasi emas digital. Hal ini ditunjukkan dengan nilai koefisien regresi variabel keamanan (X3) sebesar 0,376 menunjukkan bahwa setiap
kenaikan variabel keamanan (X3) sebesar 1% akan meningkatkan minat investasi (Y) sebesar 37,6%. Selain itu, nilai signifikansi 0,001 yang lebih kecil dari 0,05 dan nilai t-hitung sebesar 4,306 yang memiliki nilai lebih besar dari t-tabel 1,985 yang artinya H3 diterima.
- Pengaruh Pengetahuan Investasi, Manfaat Investasi dan Keamanan Secara Simultan Terhadap Minat Investasi Emas Digital
Berdasarkan hasil pengujian hipotesis pada uji simultan menghasilkan nilai F hitung sebesar 21.022 yang nilainya lebih besar dari F tabel 2,70 dengan nilai signifikansi <0,001. Karena nilai signifikansi dibawah 0,05 dan F hitung lebih besar dari F tabel, yang artinya terdapat pengaruh secara simultan antara variabel pengetahuan investasi (X1), manfaat investasi (X2) dan keamanan (X3) terhadap minat investasi emas digital (Y). Hasil dari nilai R Square sebesar 0,396 yang artinya variabel pengetahuan investasi, manfaat investasi dan keamanan memiliki pengaruh sebesar 39,6% terhadap minat investasi emas digital. Sementara itu, 60,4% sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini.
KESIMPULAN
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan pada bab sebelumnya, maka dapat disimpulkan hal-hal berikut:
- Pengetahuan investasi berpengaruh positif tapi tidak signifikan terhadap minat investasi emas digital.
- Manfaat investasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat investasi emas digital.
- Keamanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat investasi emas digital.
- Secara simultan, pengetahuan, manfaat, dan keamanan secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat investasi emas digital
Berdasarkan hasil dari R Square menunjukkan 0,396 yang artinya variabel pengetahuan investasi, manfaat investasi dan keamanan hanya dapat memengaruhi variabel minat investasi sebesar 39,6%. Dan 60,4% lainnya dipengaruhi faktor-faktor lain
DAFTAR PUSTAKAAditama, Raka Rizky dan Ahmad Nurkhin. (2020). “Pengaruh Pelatihan Pasar Modal Terhadap Minat Investasi Mahasiswa di Pasar Modal dengan Pengetahuan Investasi dan Manfaat Investasi sebagai Variabel Intervening”. Business and Accounting Education Journal Volume 1 Nomor 1 Hal: 26-41
Adnyana, I Made. (2020). Manajemen Investasi dan Portofolio. Jakarta: LPU-UNAS
BPS (Badan Pusat Statistik). (2025). Jumlah Penduduk Kabupaten menurut Kelompok Umur dan Jenis Kelamin. https://kebumenkab.bps.go.id/id/statistics-table/2/MTQxlzl=/jumlah-penduduk-kabupaten-kebumen-menurut-kelompok-umur-dan-jenis-kelamin.html (Diakses pada tanggal 29 Mei 2025 pada pukul 12.38)
Fathihani, Maria Imelda Novita Susiang dan Aditya Rian Ramadhan. (2023). “Faktor yang Mempengaruhi Minat Berinvestasi Emas Digital”. Journal of Fundamental Management Volume 3 Nomor 2 Hal: 167-179
Firmansyah et al. (2024). “Manajemen Sekuriti dalam Era Digital untuk Mengoptimalisasi Perlindungan Data dengan Teknologi Lanjutan”. JKMT: Jurnal Kewirausahaan dan Multi Talenta Volume 2 Nomor 1 Hal :112-125
Fitriasuri dan Rahayu Maharani Abhelia Simanjuntak. (2022). “Pengaruh Pengetahuan Investasi, Manfaat motivasi dan Modal Minimal Investasi Terhadap Keputusan Investasi di Pasar Modal. Owner: Riset & Jurnal Akuntnsi Volume 6 Nomor 4 Hal: 3333-3343
Harto, Rahmad Budi dan Zainul Munir. (2021). “Analisis Kepercayaan, Persepsi Risiko dan Keamanan Terhadap Minat Beli Konsumen Pada Situs Jual Beli Shopee”. JURSIMA: Jurnal Informasi dan Manajemen Volume 9 Nomor 1 Hal: 89-98
Jusman, Jumriaty dan Tina Lestari. (2024). “Minat Investasi Mahasiswa Di Pasar Modal yang Dideterminasi Oleh Pengetahuan Investasi, Manfaat Investasi, dan Modal Minimal Investasi (Studi Pada Mahasiswa STIE Pancasetia Banjarmasin)”. Kindai Volume 20 Nomor 2 Hal: 185-197
Kamil, Harry Hidayat dan Aries Tarno. (2022). “Pengaruh Media Sosial Sebagai Sumber Informasi dalam Pengambilan Keputusan Investor Berinvestasi, Latar Belakan Pendidikan dan Penghasilan Sebagai Variabel Kontrol”. Owner: Riset & Jurnal Akuntansi Volume 6 Nomor 2 Hal: 1622-1637
KBBI. https://kbbi,web.id/investasi.html (Diakses pada tanggal 14 Mei 2025 pukul 11.50)
Mahmudi, Nurfattah. (2024). “Pengaruh Persepsi Investasi, Keamanan, Risiko Investasi Terhadap Minat Investasi Emas Digital Melalui Fitur E-Mas Pada Aplikasi BSI Mobile (Studi Empiris Mahasiswa di Purwokerto)”. Skripsi. Purwokerto: Universitas Islam Negeri Saifuddin Zuhri
Mastura, Amy, Sri Nuringwahyu dan Daris Zunaida. (2020). “Pengaruh Motivasi Investasi, Pengetahuan Investasi dan teknologi Informasi Terhadap Minat Berinvestasi di Pasar Modal (Studi Pada Mahasiswa FIA dan FEB UNISMA yang sudah menempuh Mata Kuliah Mengenai Investasi)”. JIAGABI Volume 9 Nomor 1 Hal: 64-75
Mulyana, Mumuh, Lukman Hidayat dan Ratih Puspitasari. (2019). “Mengukur Pengetahuan Investasi Para Mahasiswa Untuk Pengembangan Galeri Investasi Perguruan Tinggi”. Jurnal Analisis Sistem Perguruan Tinggi Volume 3 Nomor 1 Hal: 31-52
Ningsih, Lita Ayudha. (2020). “Eksistensi Investasi Emas Sebagai Investasi Ideal Ditinjau Dari Pendekatan Muamalah”. Jurnal Al-Iqtishad: Jurnal Ekonomi Syariah Volume 2 Nomor 1 Hal:
28-44
Padhlani, Rafi. (2024). “Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Minat Investasi Syariah Pada Generasi Z”. Skripsi. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Salim, Joko. (2011). Jangan Investasi Emas Sebelum Baca Buku Ini. Jakarta: Visimedia
Saputra, Dasriyan. (2018). “Pengaruh Manfaat, Modal, Motivasi dan Edukasi Terhadap Minat dalam Berinvestasi di Pasar Modal”. Future Jurnal Manajemen dan Akuntansi Volume 5 Nomor 2 Hal: 179-190
Shiliha, Emila. (2022). “Pengaruh Pandangan Islam, Pelayanan, dan Keamanan Terhadap Minat Nasabah Untuk Menabung di Bank Syariah Islam (BSI) Cabang Lahat”. MOTIVASI: Jurnal Manajemen dan Bisnis Volume 7 Nomor 1 Hal:15-24
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif R&D. Bandung: CV Alfabeta
Taluke, Dryon, Ricky S. M Lakat dan Amanda Sembel. (2019). “Analisis Preferensi Masyarakat dalam Pengelolaan Ekosistem Mangrove di Pesisir Pantai Kecamatan Loloda Kabupaten Halmahera Barat”. Jurnal Spasial Volume 6 Nomor 2 Hal: 531-540
Waruwu, Marinu et al. (2025). “Metode Penelitian Kuantitatif: Konsep, Jenis, Tahapan dan Kelebihan”. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Volume 10 Nomor 1 Hal: 917-932
Wawan, Ade. (2024). “Pengaruh Pengetahuan, Keamanan dan Persepsi Risiko Investasi Terhadap Minat Berinvestasi Tabungan E-Mas Digital (Studi Kasus Pada Masyarakat Pengguna BSI Mobile di Purwokerto Utara)”. Skripsi, Purwokerto: Universitas Islam Negeri Saifuddin Zuhri
Wulandari, Putri, Zaky Machmuddah dan St. Dwiarso Utomo. (2023). “Pengaruh Pengetahuan Investasi, Manfaat Investasi, Motivasi Investasi, Modal Minimal Investasi dan Return Investasi Terhadap Minat Investasi Di Pasar Modal”. JAKA: Jurnal Akuntansi, Keuangan dan Auditing Volume 4 Nomor 2 Hal: 395-412
[1] Fathihani, Maria Imelda Novita Susiang dan Aditya Rian Ramadhan. (2023). “Faktor yang Mempengaruhi Minat Berinvestasi Emas Digital”. Journal of Fundamental Management Volume 3 Nomor 2 Hal: 167-179
[2] Wawan, Ade. (2024). “Pengaruh Pengetahuan, Keamanan dan Persepsi Risiko Investasi Terhadap Minat Berinvestasi Tabungan E-Mas Digital (Studi Kasus Pada Masyarakat Pengguna BSI Mobile di Purwokerto Utara)”. Skripsi, Purwokerto: Universitas Islam Negeri Saifuddin Zuhri
[3] Salim, Joko. (2011). Jangan Investasi Emas Sebelum Baca Buku Ini. Jakarta: Visimedia
[4] Ningsih, Lita Ayudha. (2020). “Eksistensi Investasi Emas Sebagai Investasi Ideal Ditinjau Dari Pendekatan Muamalah”. Jurnal Al-Iqtishad: Jurnal Ekonomi Syariah Volume 2 Nomor 1 Hal: 28-44
[5] Mahmudi, Nurfattah. (2024). “Pengaruh Persepsi Investasi, Keamanan, Risiko Investasi Terhadap Minat Investasi Emas Digital Melalui Fitur E-Mas Pada Aplikasi BSI Mobile (Studi Empiris Mahasiswa di Purwokerto)”. Skripsi. Purwokerto: Universitas Islam Negeri Saifuddin Zuhri
[6] Mastura, Amy, Sri Nuringwahyu dan Daris Zunaida. (2020). “Pengaruh Motivasi Investasi, Pengetahuan Investasi dan teknologi Informasi Terhadap Minat Berinvestasi di Pasar Modal (Studi Pada Mahasiswa FIA dan FEB UNISMA yang sudah menempuh Mata Kuliah Mengenai Investasi)”. JIAGABI Volume 9 Nomor 1 Hal: 64-75
[7] Saputra, Dasriyan. (2018). “Pengaruh Manfaat, Modal, Motivasi dan Edukasi Terhadap Minat dalam Berinvestasi di Pasar Modal”. Future Jurnal Manajemen dan Akuntansi Volume 5 Nomor 2 Hal: 179-190
[8] Aditama, Raka Rizky dan Ahmad Nurkhin. (2020). “Pengaruh Pelatihan Pasar Modal Terhadap Minat Investasi Mahasiswa di Pasar Modal dengan Pengetahuan Investasi dan Manfaat Investasi sebagai Variabel Intervening”. Business and Accounting Education Journal Volume 1 Nomor 1 Hal: 26-41
[9] Firmansyah et al. (2024). “Manajemen Sekuriti dalam Era Digital untuk Mengoptimalisasi Perlindungan Data dengan Teknologi Lanjutan”. JKMT: Jurnal Kewirausahaan dan Multi Talenta Volume 2 Nomor 1 Hal :112-125
[10] Padhlani, Rafi. (2024). “Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Minat Investasi Syariah Pada Generasi Z”. Skripsi. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
[11] BPS (Badan Pusat Statistik). (2025). Jumlah Penduduk Kabupaten menurut Kelompok Umur dan Jenis Kelamin. https://kebumenkab.bps.go.id/id/statistics-table/2/MTQxlzl=/jumlah-penduduk-kabupaten-kebumen-menurut-kelompok-umur-dan-jenis-kelamin.html (Diakses pada tanggal 29 Mei 2025 pada pukul 12.38)
[12] Mulyana, Mumuh, Lukman Hidayat dan Ratih Puspitasari. (2019). “Mengukur Pengetahuan Investasi Para Mahasiswa Untuk Pengembangan Galeri Investasi Perguruan Tinggi”. Jurnal Analisis Sistem Perguruan Tinggi Volume 3 Nomor 1 Hal: 31-52
[13] Kamil, Harry Hidayat dan Aries Tarno. (2022). “Pengaruh Media Sosial Sebagai Sumber Informasi dalam Pengambilan Keputusan Investor Berinvestasi, Latar Belakan Pendidikan dan Penghasilan Sebagai Variabel Kontrol”. Owner: Riset & Jurnal Akuntansi Volume 6 Nomor 2 Hal: 1622-1637
[14] Wulandari, Putri, Zaky Machmuddah dan St. Dwiarso Utomo. (2023). “Pengaruh Pengetahuan Investasi, Manfaat Investasi, Motivasi Investasi, Modal Minimal Investasi dan Return Investasi Terhadap Minat Investasi Di Pasar Modal”. JAKA: Jurnal Akuntansi, Keuangan dan Auditing Volume 4 Nomor 2 Hal: 395-412
[15] Fitriasuri dan Rahayu Maharani Abhelia Simanjuntak. (2022). “Pengaruh Pengetahuan Investasi, Manfaat motivasi dan Modal Minimal Investasi Terhadap Keputusan Investasi di Pasar Modal. Owner: Riset & Jurnal Akuntnsi Volume 6 Nomor 4 Hal: 3333-3343
[16] Shiliha, Emila. (2022). “Pengaruh Pandangan Islam, Pelayanan, dan Keamanan Terhadap Minat Nasabah Untuk Menabung di Bank Syariah Islam (BSI) Cabang Lahat”. MOTIVASI: Jurnal Manajemen dan Bisnis Volume 7 Nomor 1 Hal:15-24
[17] Harto, Rahmad Budi dan Zainul Munir. (2021). “Analisis Kepercayaan, Persepsi Risiko dan Keamanan Terhadap Minat Beli Konsumen Pada Situs Jual Beli Shopee”. JURSIMA: Jurnal Informasi dan Manajemen Volume 9 Nomor 1 Hal: 89-98
[18] Jusman, Jumriaty dan Tina Lestari. (2024). “Minat Investasi Mahasiswa Di Pasar Modal yang Dideterminasi Oleh Pengetahuan Investasi, Manfaat Investasi, dan Modal Minimal Investasi (Studi Pada Mahasiswa STIE Pancasetia Banjarmasin)”. Kindai Volume 20 Nomor 2 Hal: 185-197
[19] Adnyana, I Made. (2020). Manajemen Investasi dan Portofolio. Jakarta: LPU-UNAS
[20] Ibid
[21] KBBI. https://kbbi,web.id/investasi.html (Diakses pada tanggal 14 Mei 2025 pukul 11.50)
[22] Ibid
[23] Waruwu, Marinu et al. (2025). “Metode Penelitian Kuantitatif: Konsep, Jenis, Tahapan dan Kelebihan”. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Volume 10 Nomor 1 Hal: 917-932
[24] Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif R&D. Bandung: CV Alfabeta
[25] Taluke, Dryon, Ricky S. M Lakat dan Amanda Sembel. (2019). “Analisis Preferensi Masyarakat dalam Pengelolaan Ekosistem Mangrove di Pesisir Pantai Kecamatan Loloda Kabupaten Halmahera Barat”. Jurnal Spasial Volume 6 Nomor 2 Hal: 531-540








