SWOT and TQM Based Elementary School Development Strategy through Charismatic Leadership: A Case Study at State Elementary School (SDN) 1 Banteran
DOI:
https://doi.org/10.33507/cakrawala.v9i2.2965Kata Kunci:
EnglishAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan strategi pengembangan sekolah dasar melalui integrasi analisis SWOT, pendekatan Total Quality Management (TQM), dan kepemimpinan karismatik kepala sekolah. Studi dilakukan di SDN 1 Banteran, Kabupaten Banyumas, dengan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis SWOT digunakan secara partisipatif dan reflektif dalam menyusun strategi pengembangan berbasis kekuatan internal dan respons terhadap tantangan eksternal. TQM diterapkan melalui siklus PDCA yang konsisten, pelibatan aktif guru dan orang tua, serta penguatan budaya mutu yang menyeluruh. Kepemimpinan karismatik kepala sekolah berperan sebagai katalisator perubahan, menjembatani antara diagnosis strategis dan implementasi kebijakan melalui komunikasi inspiratif, keteladanan, dan penguatan semangat kolektif. Integrasi ketiga pendekatan ini membentuk model manajemen strategis sekolah dasar yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada hasil. Penelitian ini menemukan adanya GAP dalam studi sebelumnya yang cenderung memisahkan peran SWOT, TQM, dan kepemimpinan karismatik secara terpisah. Studi ini menutup celah tersebut dengan menampilkan integrasi yang operasional dan kontekstual. Model SDN 1 Banteran dapat dijadikan rujukan bagi pengembangan sekolah dasar lain dalam membangun sistem pendidikan yang bermutu, partisipatif, dan berkelanjutan.






1.png)



