PERANANAN KOMUNIKASI KELOMPOK DALAM MELESTARIKAN TRADISI BONGKOAN DI DESA SIDOHARJO KECAMATAN PURING

Penulis

  • Lutfi Raizatul Zahna IAINU Kebumen
  • Arif Widodo

Kata Kunci:

Kata Kunci: Peranan, Komunikasi, Tradisi

Abstrak

Tradisi turun temurun yang masih lestari hingga sekarang tidak lepas dari peranan komunikasi kelompok. Termasuk tradisi Bongkoan di Desa Sidoharjo Kecamatan Puring, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Setiap gelaran tradisi di wilayah yang masuk pesisir Selatan Kebumen itu menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat. Bahkan bagi kaum muda yang belakangan ini terus menerus menerima gempuran budaya luar dari perangkat gawai. Di mana berkat peranan komunikasi kelompok, mereka menjadi memiliki kesadaran untuk ikut terlibat aktif dalam melestarikan tradisi setempat. Bongkoan adalah suatu tradisi makan bersama keluarga besar, kerabat, dan tetangga di sekitar pantai di Desa Sidoharjo pada tanggal 1 Maulid. Tradisi yang sudah berjalan turun temurun sejak nenek moyang itu dalam rangka perayaaan kelahiran Nabi Muhammad SAW. Keberadaannya yang masih eksis sampai sekarang pun memunculkan rumusan masalah terkait bagaimana peranan komunikasi kelompok dalam melestarikan Bongkoan di Desa Sidoharjo. Tujuan dari penelitian ini tidak lain untuk mengetahui peranan komunikasi kelompok dalam melestarikan tradisi tersebut. Metode yang digunakan deskriptif kualitatif. Diperoleh gambaran yang jelas, baik proses pelaksanaan tradisi Bongkoan maupun hal-hal yang melatarbelakanginya, hingga diperoleh gambaran utuh mengenai peranan komunikasi kelompok serta perkembangan yang melingkupinya.

Referensi

Diterbitkan

2023-12-24

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

PERANANAN KOMUNIKASI KELOMPOK DALAM MELESTARIKAN TRADISI BONGKOAN DI DESA SIDOHARJO KECAMATAN PURING. (2023). KAWRUH: Jurnal Kajian Syariah, Ushuluddin, Dan Dakwah, 1(1), 100-112. https://ejournal.iainu-kebumen.ac.id/index.php/KAWRUH/article/view/1841

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama