HUBUNGAN METODE DISKUSI DENGAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MAHASISWA FAKULTAS TARBIYAH IAINU KEBUMEN
DOI:
https://doi.org/10.33507/ar-rihlah.v10i1.3130Keywords:
metode diskusi, kemampuan berpikir kritisAbstract
Penelitian ini didasari oleh pentingnya kemampuan berpikir kritis dalam mewujudkan generasi muda yang cerdas. Sehubungan dengan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan metode diskusi dengan kemampuan berpikir kritis mahasiswa Fakultas Tarbiyah IAINU Kebumen. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif. Sedangkan jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu penelitian quasi eksperimental design atau desain eksperimen semu. Desain eksperimen yang digunakan dalam penelitian ini adalah “pretest-posttest control group design” atau desain kelompok prates dan pasca tes yang melibatkan dua kelompok. Kategori pembelajaran dibagi menjadi dua kategori yaitu kelas eksperimen melakukan kegiatan bercerita. Sedangkan kelas kontrol tidak melakukan kegiatan bercerita. Pengumpulan data menggunakan angket atau kuesioner, didukung juga dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Metode analisis data dalam penelitian ini yaitu menggunakan: (1) Descriptive Statistics; (2) Test of Equality of Error Variances; dan (3) Test of Between-Subjects Effects. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa: Signifikansi Metode Bercerita adalah 0,000. Karena signifikansi < 0,05 (0,000 < 0,05), maka Ho ditolak. Jadi, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan rata-rata nilai kemampuan berpikir kritis mahasiswa antara pembelajaran menggunakan metode diskusi dengan pembelajaran yang tidak menggunakan metode diskusi.
Kata kunci: metode diskusi, kemampuan berpikir kritis







