Filsafat Pendidikan Islam Sebagai Basis Integrasi Ilmu Pengetahuan
DOI:
https://doi.org/10.33507/zn1r1h96Kata Kunci:
Filsafat Pendidikan Islam, Integrasi Ilmu, Epistemologi, TauhidAbstrak
Filsafat Pendidikan Islam sebagai Basis Integrasi Ilmu Pengetahuan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengkaji Filsafat Pendidikan Islam yang berperan sebagai landasan konseptual dalam mengintegrasikan ilmu pengetahuan serta mengatasi dikotomi antara ilmu agama dan ilmu umum dalam sistem pendidikan modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kepustakaan (library research). Data diperoleh dari berbagai literatur ilmiah seperti buku, jurnal, dan artikel yang relevan, kemudian dianalisis secara deskriptif-analitis untuk menemukan konsep, pola, dan relevansi integrasi ilmu dalam perspektif filsafat pendidikan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa filsafat pendidikan Islam menawarkan kerangka integratif yang berlandaskan prinsip tauhid dengan memadukan sumber ilmu berupa wahyu, akal, dan pengalaman empiris. Integrasi ilmu tidak hanya mencakup aspek epistemologis, tetapi juga aksiologis yang menekankan nilai moral dan tanggung jawab sosial. Implementasi integrasi ilmu dapat dilakukan
melalui kurikulum terpadu, pembelajaran yang mengintegrasikan nilai spiritual, peran pendidik yang holistik, serta lingkungan pendidikan yang mendukung pembentukan karakter. Dengan demikian, filsafat pendidikan Islam memiliki peran strategis dalam membangun sistem pendidikan yang holistik dan mampu menghasilkan manusia yang seimbang antara kecerdasan intelektual, spiritual, dan moral.
Referensi
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 JURNAL PAI: Jurnal Kajian Pendidikan Agama Islam

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.








1.png)

