Etika Evaluasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam: Tinjauan Normatif dan Implementatif
DOI:
https://doi.org/10.33507/pai.v5i1.3580Abstrak
Penelitian ini mengkaji etika evaluasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) melalui pendekatan library research dengan mengintegrasikan prinsip-prinsip normatif Islam dan realitas implementatif. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi prinsip etika evaluasi pembelajaran berbasis Al-Qur’an dan Hadis, menganalisis praktik evaluasi yang berpotensi tidak adil dan diskriminatif, merumuskan kode etik evaluasi PAI yang komprehensif, serta mengembangkan instrumen penilaian profesionalisme guru PAI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip etika evaluasi dalam Islam meliputi keadilan (al-’adl), kejujuran (ash-shidq), objektivitas (al-maudhu’iyyah), dan tanggung jawab (al-mas’uliyyah) yang berlandaskan nilai-nilai tauhid. Praktik evaluasi yang bermasalah mencakup bias penilaian, diskriminasi, manipulasi hasil, dan ketidaktransparan sistem penilaian. Kode etik evaluasi PAI mencakup prinsip kejujuran dalam pengukuran, objektivitas dalam penilaian, keadilan dalam pemberian skor, dan komitmen pada pengembangan peserta didik. Instrumen penilaian profesionalisme guru PAI mencakup dimensi kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional yang terintegrasi dengan nilai-nilai akhlak Islam.
Referensi
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 JURNAL PAI: Jurnal Kajian Pendidikan Agama Islam

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.








1.png)

