FENOMENA ”USTADZ INSTAN” DALAM DINAMIKA LITERASI KEAGAMAAN GENERASI MUDA
Kata Kunci:
ustadz instan, literasi keagamaan, generasi muda, media sosialAbstrak
Munculnya tren “ustadz instan” di kalangan muda, yaitu figur yang dengan cepat mendapatkan legitimasi keagamaan melalui popularitas di media sosial, tanpa diiringi kedalaman ilmu dan literasi keagamaan yang memadai, menjadi fenomena yang mengkhawatirkan. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah maraknya fenomena tersebut dengan krisis literasi keagamaan di kalangan generasi muda Muslim di Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan analisis wacana terhadap konten media digital serta literatur yang relevan, studi ini menemukan bahwa rendahnya literasi keagamaan yang mencakup kemampuan memahami teks, konteks, dan metodologi penelitian Islam, menciptakan ruang kosong yang mudah diisi oleh otoritas keagamaan yang instan dan simplistis. Media sosial mempercepat dinamika tersebut melalui algoritma yang lebih memprioritaskan popularitas dan interaksi pengguna daripada kualitas serta kedalaman isi. Dampaknya, terjadi pendangkalan pemahaman keagamaan, pemujaan figur tanpa kritis, dan kerentanan terhadap penyebaran narasi keagamaan yang sempit dan tidak toleran. Media sosial semakin mendorong proses ini melalui mekanisme algoritma yang lebih mengutamakan popularitas dan tingkat keterlibatan pengguna dibandingkan substansi atau ketelitian isi. Dibutuhkan langkah-langkah yang terstruktur dalam pendidikan formal maupun non formal untuk meningkatkan kemampuan literasi keagamaan kritis pada kalangan generasi muda, sekaligus memperkuat literasi digital agar mereka mampu menyaring dan memahami informasi keagamaan secara tepat dan bijaksana.






1.png)

