AKHLAK DALAM MENUNTUT ILMU: ANALISIS TAFSIR AS-SYA’RAWI ATAS KISAH NABI MUSA DAN NABI KHIDIR
Kata Kunci:
Akhlak, Menuntut Ilmu, Tafsir As-Sya’rawi, QS Al-Kahfi, KesabaranAbstrak
Tulisan ini membahas nilai-nilai akhlak dalam menuntut ilmu berdasarkan tafsir Muhammad Mutawalli As-Sya’rawi terhadap QS Al-Kahfi ayat 60-82. Permasalahan yang diangkat berfokus pada pelunturan nilai akhlak di tengah perkembangan zaman yang memudahkan akses ilmu pengetahuan namun sering mengabaikan moralitas. Tulisan ini bertujuan mengungkap pentingnya nilai-nilai akhlak dalam menuntut ilmu agar penerapan dan pengamalannya membawa manfaat. Tulisan ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kepustakaan (library research) dan metode tafsir maudhu’i, yang memusatkan kajian pada tema tertentu. Hasil Tulisan menunjukkan bahwa menuntut ilmu memerlukan akhlak mulia, seperti memilih guru yang memiliki sanad keilmuan hingga Rasulullah SAW, mengedepankan kesabaran, dan mengutamakan ridha serta keberkahan dari guru. Nilai-nilai ini penting untuk menjaga kualitas dan keberkahan ilmu yang diperoleh.






1.png)

