Penanaman Nilai-Nilai Religius dalam Rutinan Hadroh Mashoka (Majelis Sholawat) Putri kecamatan Kuwarasan
DOI:
https://doi.org/10.33507/ar-rihlah.v8i1.1268Kata Kunci:
Nilai-nilai Religius, SholawatAbstrak
Nilai religius merupakan nilai yang tertinggi dan mutlak, nilai ini bersumber kepada kepercayaan dan keyakinan manusia. Nilai religius mencerminkan keberimanan terhadap Tuhan Yang Maha Esa yang diwujudkan dalam perilaku melaksanakan ajaran agama dan kepercayaan yang dianutnya. Nilai religius adalah nilai mengenai konsep kehidupan religius atau keagamaan berupa ikatan atau hubungan yang mengatur manusia dengan Tuhannya, sedangkan penanaman nilai-nilai religius dapat melalui keteladanan, yaitu dengan meneladani kisah-kisah Nabi, kelahiran Nabi dan Keluarga Nabi. Sholawat merupakan syair puji-pujian dan sanjungan atas Nabi Muhammad SAW. Pentingnya, dalam kegiatan rutinan Hadroh Mashoka Putri di kecamatan Kuwarasan ini yaitu sebagai sarana pembelajaran pengembangan nilai-nilai religius selain itu juga untuk melestarikan budaya keagamaan.
Penelitian ini merupakan penelitian lapangan, dengan metode penelitian kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di mushola Gandusari, Kuwarasan, kabupaten Kebumen. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Wawancara dilakukan oleh salah satu anggota Muslimat NU di Kuwarasan. Adapun tahapan teknik analisis data adalah dengan melakukan reduksi data, analisis data, dan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan penanaman nilai-nilai religius melalui kegiatan hadroh Mashoka Putri ada tiga tahapan yakni dengan penyampaian atau pemberian pengetahuan yang kemudian diterima, dicerna dan dipahami oleh para peserta agar dilaksanakan dan dikerjakan dalam kehidupan mereka sehari-hari. Setelah diterapkan di keseharian, maka apa yang mereka ketahui mereka amalkan sesuai dengan apa yang menjadi contoh mereka dan yang dipelajari mereka dari (tokoh) panutannya.
Kata kunci: Nilai-nilai Religius, Sholawat







