Abstract

Total Quality Management menjadi acuan dalam pendidikan di lembaga pendidikan yang berbasis pada kualitas proses, pelayanan, sumber daya manusia dan hasil. Manajemen terdiri dari beberapa hal di antaranya: perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dan tindak lanjut. Sekolah yang merupakan penguatan karakter religius merupakan upaya pengembangan pendidikan untuk mewujudkan pendidikan Nasional ditengah arus globalilsasi. Sering dengan itu pula tuntutan masyarakat menghendaki pendidikan yang lebih bermutu bukan hanya di bidang akademik (kognitif dan psikomotorik), melainkan pada bidang moral, karakter atau akhlak (afektif). Penelitian ini untuk mendeskripsikan penerapan TQM dalam penguatan karakter religius yang terdiri dari pelanggan, kerjasama tim dan perbaiakan yang berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah Kepala sekolah, wakil kepala sekolah, pendidik, tenaga pendidikan, siswa dan wali siswa. Validitas data dengan triangulasi. Analisis adalah model analisis interaktif miles dan huberman melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Secara umum penelitian ini menunjukan dahwa dalam implementasi TQM harus: (1) Fokus pada pelanggan, yakti melayani semua kebutuhan peserta didik, pendidik, tenaga kependidikan, wali siswa dan masyarakat, (2) pelaksanaan pengauatan karakter religius terintegrasi dengan kegiatan Intrakurikuler, kokurikuler, ekstrakurikuler dan pembiasaan, (3) Evaluasi berupa sikap yang terintegrasi dalam setiap penilaina harian, Penilaian tengah semester, Penilaian Akhir semester, dan Ulangan Kenaikan Kelas, (4) kerjasama tim dilakukan dengan melibatkan dan memberdayakan seluruh komponen sekolah baik tenaga pendidik maupun tenaga kependidikan, (5) perbaikan secara berkelanjutan meliputi: Pemakaian kurikulum Nasional selalu baru, peningkatan kinerja akademis dan tenaga kependidikan, serta peningkatan sarana dan prasarana fisik yang mendukung.