Abstract

Kualitas pendidikan di Indonesia dianggap oleh banyak kalangan masih rendah, dikarenakan berbagai macam persoalan mulai dari masalah internal madrasah  sampai masalah eksternal madrasah, seperti lemahnya peran kepemimpinan kepala madrasah, kinerja guru, prestasi belajar siswa, sarana prasarana, lingkungan masyarakat, motivasi dan lain sebagainya. Banyak sekali masalah yang muncul di dunia pendidikan. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian dari masalah yang terjadi. Beberapa faktor masalah yang dapat diambil salah satunya adalah pengaruh kepemimpinan kepala madrasah dan motivasi kerja terhadap kinerja guru MTs Ma’arif NU se Kabupaten Banyumas.


Dalam melakukan penelitian, peneliti menggunakan penelitian kuantitatif dengan tehnik stratified random sampling yaitu sebagian dari populasi dipilih atas beberapa strata atau subkelompok dan dari masing-masing subkelompok diambil sampel-sampel terpisah, dengan ketentuan tinggi, sedang dan rendah. Jumlah responden sebanyak 45 responden / guru MTs Ma’arif NU se Kabupaten Banyumas.


Hasil dari pengumpulan data didapatkan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara kepemimpinan kepala madrasah dan motivasi kerja terhadap kinerja guru MTs Ma’arif NU se Kabupaten Banyumas, baik secara mandiri maupun bersama-sama. Kepemimpinan kepala madrasah memberikan kontribusi sebesar 64,44%, kontribusi motivasi kerja sebesar 66,60%, dan kontribusi secara bersama-sama sebesar 31,40%, sedangkan sisanya masing-masing 35,56%, 33,40%, dan 68,60% kinerja guru MTs Ma’arif NU yang dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian ini.


Saran yang perlu diperhatikan yaitu kepemimpinan kepala madrasah perlu ditingkatkan serta motivasi kerja yang positif harus tetap dijaga dan dikembangkan agar prestasi kerja guru MTs Ma’arif NU dalam melaksanakan tugasnya sebagai pendidik (educator) dapat terlaksana sesuai dengan tujuan pendidikan madrasah.


Kata Kunci: Kepemimpinan, Motivasi, dan Kinerja