Abstract

Penelitian ini didasari oleh pentingnya manajemen pembelajaran dalam meningkatkan mutu pendidikan. Sehubungan dengan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen pembelajaran dalam meningkatkan mutu pendidikan di MI Takhassus Tahfidzul Qur’an Prapagkidul, Pituruh, Purworejo. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi, dan keabsahan data menggunakan triangulasi, dan teknik analisis data meliputi pegumpulandata, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. 


Penelitian ini menghasilkan kesimpulan sebagai berikut. (1) Perencanaan pembelajaran di MI Takhassus Tahfidzul Qur’an Prapagkidul dirumuskan pada awal tahun pelajaran dengan melibatkan seluruh komponen pengelola (komite sekolah, kepala sekolah, guru dan karyawan) sebagai bentuk pelayanan atas keberadaan mereka di madrasah; (2) Pelaksanaan pembelajaran di MI Takhassus Tahfidzul Qur’an Prapagkidul menerapkan sistem guru kelas dan sistem guru bidang studi (mata pelajaran agama, olahraga, tahfidz, bahasa inggris, sempoa dan seni budaya), adapun metode yang digunakan dalam proses belajar mengajar antara lain metode ceramah, metode tanya jawab, metode diskusi, metode demontrasi, metode eksperimen, penugasan, praktek langsung dan simulasi disesuaikan dengan materi yang diajarkan. Metode pembelajaran tersebut dikembangkan ke dalam teknik mengajar yang berorientasi pada nilai (afektif); (3) Pengawasan pembelajaran di MI Takhassus Tahfidzul Qur’an Prapagkidul dilakukan oleh Kepala Madrasah ke kelas-kelas, waktunya kondisional kepada Bapak atau Ibu Guru secara merata dari kelas 1 sampai dengan kelas VI. Pengawasan internal terhadap pelaksanaan program kerja madrasah dan evaluasi yang dilakukan secara terbuka. Pelibatan seluruh komponen dalam pengawasan dan evaluasi program kerja terbukti mampu menghasilkan kinerja yang maksimal bagi seluruh komponen sekolah; (4) Evaluasi pembelajaran di MI Takhassus Tahfidzul Qur’an Prapagkidul dilakukan setelah kegiatan belajar selesai, dengan tujuan untuk penelusuran, pengecekan, pencarian dan penyimpulan pelaksanaan meliputi aspek kognitif, aspek afektif dan aspek psikomotorik dan aspek perilaku siswa serta tidak hanya menilai secara teori tetapi praktik. Bentuk penilaiannya adalah tes tertulis, tes lisan dan tes praktik, penugasan, kuis, kerja kelompok atau individu, penilaian hasil karya, penilaian sikap dan perilaku siswa. Bentuk instrumen tes yang sering digunakan adalah pilihan ganda, uraian jawaban singkat dan porto folio; (5) Pelaporan pembelajaran di MI Takhassus Prapagkidul dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab dan komitmen personal maupun lembaga pendidikan. Adapun bentuk pelaporan di MI Takhassus Tahfidzul Qur’an Prapagkidul adalah sebagai berikut: (a) Pelaporan penilaian oleh pendidik; (b) Pelaporan penilaian oleh satuan pendidikan; (c) Pelaporan penilaian oleh pemerintah.