Abstract

Melacak akar radikalisme dan terorisme di Indonesia tidak mudah untuk dilakukan, sehingga penelitian ini sangat berat untuk dijalankan. Akan tetapi, dalam rangka menjaga faham keagamaan yang Rahlamtan lil Alamin penelitian ini wajib dilakukan demi tercapainya ukhuwwah wathaniyah dan menjaga keamanan dan kestabilan NKRI. Kondisi keberagamaan di Indonesia sangat riskan dengan pengaruh internal dan eksternal, khususnya khsusnya dalam bidang pemahaman radikalisme agama dan isu penegakan syariat Islam di Indonesia dengan berbagai gerakan ormas Islam garis keras. Kabupaten Banyumas salah satu sasaran para pegiat radikalisme dan terorisme yang dibuktikan dengan adanya beberapa anggota keluarga dan pesantren yang sudah masuk dalam lapas di wilayang Polres Kabupaten Banyumas. Oleh karena itu, tulisan ini ditulis untuk mengetahui sejauh mana kondisi masyarakat Banyumas terlibat dalam tindakan radikalisme dan terorisme, terutama yang terindikasi masuk dalam jaringan NII, ISIS, dan faham-faham radikalisme lainnya yang tidak seusai dengan prinsip dan pesan moral agama. Harapannya tulisan ini dapat menjadi bahan pencegahan untuk masyarakat untuk meminimalisir terjadinya gerakan radikalisme dan terorisme di Kabupaten Banyumas, kontribusi pengetahuan pada agama di Indonesia.