Abstract

Deteriorasi atau penurunan mutu pendidikan Islam menjadi problematika
tersendiri bagi umat Islam dimana hal ini secara tidak langsung juga
melemahkan akar-akar generasi penerusnya. Perlu adanya upaya strategis
untuk mengatasi problematika ini agar masa depan Islam dapat terselamatkan.
Penelitian ini mencoba melirik pada model kepemimpinan kontingensi sebagai
salah satu upaya dalam mengatasi deteriorasi pendidikan Islam, dengan
mengandalkan peran serta pemimpin lembaga pendidikan islam dalam
membangun kerjasama yang solid dengan setiap lini struktural organisasinya
melalui kemampuannya dalam berinteraksi. Terkhusus dalam menghidupkan
kembali ruh pendidikan Islam yang berkualitas pemimpin juga dituntut
untuk memiliki sifat yang mencerminkan nilai-nilai Islami dan ketrampilan
terkait yang mumpuni. Penelitian ini merupakan penelitian literatur dengan
cara menghimpun data-data atau sumber terkait yang diambil dari buku,
artikel, jurnal dan pustaka. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model
kepemimpinan kontingensi cukup efektif dan dinilai mampu untuk dapat
mengatasi deteriorasi pendidikan Islam di Indonesia.