Abstract

Pendidikan dalam keluarga merupakan pendidikan dasar bagi pembentukan
jiwa keagamaan. Perkembangan agama menurut ahli psikologi berhubungan
dengan unsur-unsur kejiwaan sehingga sulit untuk diidentifikasi secara
jelas. Hal ini dikarenakan masalah yang yang menyangkut kejiwaan manusia
memiliki dimensi yang demikian rumit dan kompleks. Namun, melalui fungsifungsi
jiwa yang masih sangat sederhana yang dimiliki anak, agama terjalin dan
terlibat didalamnya. Menurut Rasulullah, fungsi dan peran orang tua memiliki
dimensi yang begitu besar, bahkan mampu untuk membentuk arah keyakinan
anak-anak mereka. Dengan demikian, keluarga memainkan peran yang begitu
signifikan dalam penanaman nilai-nilai keagamaan.